Tampilkan postingan dengan label Puisi Religius. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi Religius. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 22 Mei 2010

Ar - Rahmaan.....Ar - Rahiim.....


Tidak perlu meminta,
Dia pasti memberi,

Tidak usah mengeluh,
Dia pasti sudah mendengar keluhan,

Tidak perlu meratap-ratap diberi kemudahan,
Dia pasti bermurah hati menghadirkan itu,

Tak usah memohon untuk disayang dan dicintai,
Dia pasti tlah melakukan itu stiap saat.

Pantaskah kita hanya menerima uluran dan pemberian dari Dia tanpa mengucapkan sedikit rasa terima kasih walaupun hanya 5 kali dalam sehari ?

Bukankah itu jumlah yang sangat sedikit sekali buat kita, bila dibandingkan jutaan lebih nikmat yang tlah Dia limpahkan stiap detiknya untuk kita.

Kepada siapa kita akan Tunduk dan Patuh bila bukan kepada Dia,
satu-satunya Pemilik Hidup dan Mati kita ?

Karena Hanya Dialah tempat kita berawal dan kita kembali untuk menghadap-Nya dengan sgala perhitungan yang seadil-adilnya...



" GiezTofa 190510 "

Teduh.....


 Berjalan menyusuri pantai....dengan ombak yang tenang,

Ku hentikan langkah.

Lihatlah aku berada disini, padahal beberapa menit lalu baru saja ku menyapa sahabat - sahabat terbaikku.

Hanya memandang jauh ke depan, menatap takjub pada kemegahan malam ini.

Udara yang dingin tak ku hiraukan, ku bentangkan sajadah hijauku...di atas pasir - pasir pantai.

Lihatlah, hanya aku saja disini.
Tak ada siapapun.

Diatas sajadah, aku duduk bersila...mengagungkan Nama-Mu Ya Rabb...
Nama-nama indah-Mu...
Diiringi irama deburan ombak pantai yang bergemuruh, bisik angin yang berhembus kencang...
Menatap luasnya ciptaan-Mu dan cerahnya lazuardi yang memayungi...

Teduh rasanya disini...
Nyaman rasanya berada disini...
Dan damai di hati saat tak ada seorangpun yang mengganggu saat aku bersama-Mu...

Memuja dan Menemui-Mu kapan saja dan dimana saja, dalam keramaian, dalam keheningan...

Aku ingin tetap Mencintai-Mu selama - lamanya...seberapapun sulitnya aku untuk berada disisi-Mu...


" GiezTofa 210510 "

Rabu, 19 Mei 2010

Ikhlas


Ku menundukkan wajah dipenghujung asharku tadi sore,

Terdiam...meredam getaran perasaan yang paling dalam, hingga tak nampak lagi,
Hening menyergap.

Aku terhempas dalam ruang yang luas,
bersimpuh...hanya aku dan dia disana,
berhadapan dengan yang selama ini kurindukan,
saat duka menghampiri dan saat bahagia mendekapku.

Dia hanya mendengarkan kalimat demi kalimat pujian yang kulontarkan hanya untuk-Nya. Aku katakan pada-Nya semua yang terdesak di hati ini...
Aku rindu Engkau.
Aku ingin dekat dengan Engkau, lebih dekat lagi.

Kupersembahkan ucap terima kasih, tlah menganugerahiku segalanya sepanjang hidupku, sehat, rizki, kebaikan dan kehormatan.

Penat, sesak, musibah, ujian yang pernah Engkau kirimkan hanyalah supaya aku menjadi dekat dengan-Mu, supaya aku tak berpaling dari-Mu.
Aku terisak lalu...,

Teringat jauh dibelakang sering melalaikan Perintah-Mu.
Masih terdampar ditangisan,
mendapati diri dibimbing menuju Cahaya-Mu...mendapati diri-Mu yang Maha Suci, Maha Besar, Maha Penyayang, dan tak pernah berpaling dariku, walau kadang ku datang saat mata membengkak hanya untuk menumpahkan sesak dan tangis dipenghujung sujud.

Ku Ikhlaskan pada-Mu setiap episode hidup ini hanya tuk tetap bersama-Mu, sampai desahan nafas dan hati ini berhenti menyebut nama-Mu...


" GiezTofa On 180510 "


Fans