Ku kenal tempat ini,
dimasa kecilku,
tertidur lelap dalam dekapanmu, dalam damai...dalam bahagia.
Yang kurasa hanya itu.
Kurasakan tempat ini,
tak ada kesakitan, tak ada rintihan kepiluan.
Tak ada kesedihan, hanya ada ketenangan hati.
Jendela yg terbuka lebar, pintu kamar yg terbuka membiarkan aku terlelap diranjang besi yg telah tua dan usang.
Tak ada yg bersuara sedikitpun, apalagi mendengkur,
Kemana pemilik rumah ini? Aku tak menemukannya, aku rindu dengan wajahnya, dengan sosoknya.
Ku terjaga dan berlari kesekeliling mencarinya, tak ada siapapun.
Aku rindu sekali,
ingin bertemu dan mencium tangan serta kedua pipinya, memainkan rambutnya yg panjang sepinggang dan tlah memutih, berbalut kebaya kembang berwarna hijau dan kain selutut.
Kukirimkan Al-Fatihah saja untukmu...semoga rinduku tersampaikan dengan indahnya padamu.
Aku benar-benar rindu.
" For my grandmother, love u n miss u"
GiezTofa on 100610
Semua Impian kita bisa menjadi kenyataan, jika kita memiliki keberanian untuk mewujudkannya. Apapun yang dapat kita impikan, mulailah sekarang juga!
Tampilkan postingan dengan label Puisi Kehidupan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi Kehidupan. Tampilkan semua postingan
Senin, 05 Juli 2010
Jumat, 23 April 2010
Notes Terindah....
Hingga pukul segini, masih termenung di depan laptop...
Banyak kisah yang mau kutuangkan..
Puluhan barisan paragraf pun belum memuaskan hatiku,
Entah kenapa, semuanya tiba - tiba terhenti, bukan buyar atau hilang. Tapi, ada sesuatu yang tak bisa diungkapkan...
Tak dapat digantikan dengan apapun,
Yach...sebuah rasa bahagia ! selepas mengecup kedua pipi suamiku...mengecup bibirnya, menemaninya sampai tertidur pulas...dan
mengantarkannya ke gerbang mimpi paling indah dalam hidupnya.
Ku merangkaikan kata demi kata, menyampaikan yang hendak kusampaikan,
Matapun menjadi tak bisa terpejam...
Kantuk menyerang, terhalau sudah. Sebotol air putih, musik melantun tanpa henti, setia menemani.
Hatipun tak lupa berzikir...syukur tak terhingga karena Allahku memberi kesehatan slalu.
15 tahun yang tlah berlalu...
Ku kembali menemukan hal terindah yang pernah singgah di hidupku dulu.
Menulis dan menulis.
Dan ketika tulisan diupload di pagi hari, begitu ragam komentar, saran dan kritik yang dilemparkan penuh kehangatan tuk aku,
Sekali lagi bahagia memelukku erat...
Bahkan seorang sobat berkata, baterai ponselnya sampai habis hanya tuk membaca notes ku yang ujungnya...
Ternyata bersambung.
Hehehe...
Maafkan aku, sobat...
Tapi, sungguh bahagia rasanya,
kerja keras tlah dipersembahkan,
kreasi tlah diciptakan dan penghargaan paling indahpun diberikan oleh pembaca setia...
Jangan pernah pergi dari catatan- catatanku, wahai sobat dan sahabat,
Itu saja permintaan hati dariku...
Karena kehadiran kalianlah yang membuat NOTES ku menjadi NOTES yang TERINDAH dalam hidupku..
Tangerang, 23 April 2010
" Terima Kasih banyak, buat sobat2 yg masih setia sama smua notes gue selama ini "
Buat Seorang Teman
Dikisah sore yang penat, di awal hamparan pagi yg dingin bahkan diterik mentari yg minta ampun.
Seorang teman tidak pernah letih menyapa...walau terkadang harus bikin gigi ini kering.
Rasanya seperti penghibur disaat yang tepat, walau kadang kehabisan jawaban untuk lelucon yang dilontarkannya dengan tulus.
Ku tidak bisa mengucapkan kata yang indah, juga tidak dapat menerbangkan merpati ke tempatmu malam ini...
Hanya buat menyampaikan rasa terima kasih tak terhingga...
Atas semangat yang diletupkan seharian ini buatku. Pagi, siang sampai sore...
Semoga tetap menjadi temanku...sepanjang masa.
Tangerang, 21 April 2010
" Buat temen yg gak pernah sarapan pagi "
Hmm...nikmatnya jadi gue !
Pagi ke siang...
Melaju tak terasa..
Siang menyentuh senja...
Tetap asyik sendiri.
Begitu tenang hati gue...walaupun suara sumbang berkeliaran,
gak mau peduli.
Tak ada yg harus gue masukkin telinga, apalagi hati. Bikin kotor saja..
Biarlah kicauan itu...
Bersenandung penuh bahagia.
Gue merasa nikmat dengan yang terjadi hari ini,
Tak ada yang perlu dirisaukan lagi,
jalani dan nikmati hidup dengan rasa syukur.
Jalan didepan sudah membentang...
Sebuah kebaikan untuk sebuah keteguhan hati.
Amien..allahumma Amien...
Tangerang, 16 April 2010
" Thanks to Allah SWT.."
Sebuah Jawaban
Berhari...melewati malam
menanti...penuh harap, galau, cemas, resah, dan menahan muatan sesak,
yang melebihi kapasitas.
Tak tahu mesti bagaimana, walau ada 1 lilin kecil di seberang sana,
Tak jua...mampu menggiring langkah menjadi mantap menuju pintu keluar,
Menerobos kegelapan yang mencekam, menyingkirkan laba2 penghalang,
bahkan serangga yg siap menerkam tanpa kasihan,
Takut tlah terusir, bangkit dan berganti seketika menjadi sebuah lentera di hati.
Berjalan lurus bersama niat dan kesungguhan hati,
Bersama sebuah cahaya sebagai jawabannya didepan sana...
Karena ku tak sanggup bertahan didalam sana lagi,
Maafkan aku harus pergi...meninggalkan semua kenangan yg tlah terajut indah selama 6 bulan,
Maafkan aku...sekali lagi, aku harus pergi karena aku ingin sesuatu yg lebih baik, dan lebih indah mengukir hidupku kelak.
Tangerang, 15 April 2010
" Satu langkah ku berjalan, tlah membuat hdupku berubah "
Jumat, 09 April 2010
Tegarlah Sobat !
Tak bisa kau pungkiri bukan, rasanya kehilangan.
Menyakitkan dan tak tahu harus berteriak kepada siapa.
Kau mengerti, tapi mungkin kau sulit tuk menerimanya. Kesedihan itu begitu dekat dan cepat memelukmu.
Tiada waktu yang bisa diulang, tiada penyesalan yang bisa dicumbu erat,
hanya keikhlasan yang harus kau miliki detik ini, nanti dan selamanya.
Dan sebuah kenangan terindah bersamanya, tlah kau habiskan tuk memberi arti bahagia,
hanya untuk membuat dia tetap hidup menyaksikan pergantian siang dan malam.
Kuatkanlah hatimu, tegarlah bersama ikhlasmu, smoga Tuhan memudahkan jalan untuknya.
Amien...
Tangerang, 7 April 2010
" Innalillahi wa inna ilaihi rojiun for Lily Apriyana's brother "
Satu Hari Yang Lalu
Adakah sesuatu beda yang terurai,
ketika pandanganku tak tertuju pada raut wajahmu?
Adakah pula hati yang terkoyak,
ketika hatiku berdiam, dan senyumku tak hadir disana,
Adakah malam yang menjerit karena ulah mimpi buruk yang menemani tidurmu,
Adakah kesunyian jiwamu memanggil namaku untuk mempersembahkan keramahan padamu,
Satu hari yang lalu,
Sama seperti hari sebelumnya,
Ku tak berubah, sobat.
Tak ada yang perlu berubah,
Kau begitu gelisah...dan penuh tanya,
Ketika satu hari yang lalu,
Ku mengalihkan duniaku.
Bolehkah aku tertawa sekarang, walau sebentar ?
Simpan puisi ini, sobat...
sebagai tanda,
Satu hari yang lalu,
Aku tlah mengacaukan hidupmu.
Tangerang, 6 April 2010
Senin, 15 Maret 2010
Salam Buat Aku
Entah masih bolehkah aku, tersenyum...
Menyaksikan sobat yang memperhatikan wajah dan pesonaku beberapa hari ini,
ada decak kagum menurutmu untuk aku...
tlah jatuh cinta padaku, mungkin.
Terima kasih banyak, itu adalah hadiah terindahku untukmu, sobat.
2 kali sehari, kau titipkan salam untuk aku,
padahal kita bernaung dalam 1 area.
Saat pagi kita bertemu,
matamu tersenyum padaku,
namun bibirmu kelu membungkam.
Bahasa tubuhmu pun...canggung, aneh.
Hahaha...lucunya engkau, sobat.
Saat tak kau lihat aku,
kau titipkan pesan dan salam buat aku,
pada sobatku yg lain.
Kau tetap sobatku, sampai dunia ini berakhir.
Terima kasih tlah membuat aku tersenyum karena melihat kelucuanmu itu.
Tangerang, 12 Maret 2010
" Buat sobatku, yang slalu kirim salam tanpa lelah "
Senin, 08 Maret 2010
Sobat Bernama Bagus Pandu
Alhamdulillah...
Kau tlah pulih.
Setengah derita mu berkurang, terangkat, terkikis.
ku bahagia...teramat sangat dan bersorak - sorak, menatap ceria mu malam tadi.
Bicara dan tertawa...tanpa beban. Bahagiamu terpancar menyaksikan sobat - sobatmu dekat disisi mu.
Ku panjatkan doa diam - diam di relung hatiku,
untuk mu...
Untuk kelanjutan kesembuhanmu, berharap Sang Khalik mengirimkan kemukjizatan kepadamu.
Tetaplah tabah dan tegar menjalani ujian ini, Allah SWT hanya menguji kesabaran dan keimananmu sementara.
Jangan lagi berputus harapan.
Berpijaklah pada 1 keyakinan, bahwa Allah SWT kan membawamu pada sebuah kebaikan diakhir derita hidupmu.
Hingga kita bisa berkumpul dan berbagi bahagia bersama seperti dulu lagi dalam keadaan sehat dan dipenuhi rasa syukur yg mendalam.
Amien Ya Allah...
Tangerang, 7 Maret 2010
" kami ada karena kami peduli, kami peduli karena kau sobat kami. "
Kau tlah pulih.
Setengah derita mu berkurang, terangkat, terkikis.
ku bahagia...teramat sangat dan bersorak - sorak, menatap ceria mu malam tadi.
Bicara dan tertawa...tanpa beban. Bahagiamu terpancar menyaksikan sobat - sobatmu dekat disisi mu.
Ku panjatkan doa diam - diam di relung hatiku,
untuk mu...
Untuk kelanjutan kesembuhanmu, berharap Sang Khalik mengirimkan kemukjizatan kepadamu.
Tetaplah tabah dan tegar menjalani ujian ini, Allah SWT hanya menguji kesabaran dan keimananmu sementara.
Jangan lagi berputus harapan.
Berpijaklah pada 1 keyakinan, bahwa Allah SWT kan membawamu pada sebuah kebaikan diakhir derita hidupmu.
Hingga kita bisa berkumpul dan berbagi bahagia bersama seperti dulu lagi dalam keadaan sehat dan dipenuhi rasa syukur yg mendalam.
Amien Ya Allah...
Tangerang, 7 Maret 2010
" kami ada karena kami peduli, kami peduli karena kau sobat kami. "
Happy Milad Bunda
Bunda...namamu slalu ku sebut, dipenghujung sujud ku, dipermulaan pintaku, 5 kali dalam 1 hari.
Ku berdoa senantiasa tuk bunda...untuk kesehatan, keimanan dan kebahagiaanmu.
Tak pernah putus ku sampaikan untaian kata cinta ku pada Rabb ku...tertuju pada bunda yg tlah membesarkan dan mendidik aku.
Tiada kebahagiaan yg bisa ku persembahkan untukmu bunda selain rasa syukur ku pada Rabb ku...karena ku memiliki bunda seperti engkau. Mungkin engkau berbeda dengan bunda yg lain, tapi engkau tetap bunda ku.
Tiada air mata yg tercurah dipipi ku detik ini, selain hanya ingin melihat engkau slalu bersama ku, di kalbu ku.
Dan Tiada kerinduan yg bisa kuhantarkan lewat bait kalimat ini selain aku sayang bunda...sayang dan sayang.
Happy Milad Bunda...
Semoga Bunda slalu dalam lindungan Allah SWT...
dan slalu menjadi kekasih Allah SWT.
Amien...
Tangerang, 7 Maret 2010
" Semoga Ibu Sehat wal afiat selalu, panjang umur dan bahagia yach...."
Ku berdoa senantiasa tuk bunda...untuk kesehatan, keimanan dan kebahagiaanmu.
Tak pernah putus ku sampaikan untaian kata cinta ku pada Rabb ku...tertuju pada bunda yg tlah membesarkan dan mendidik aku.
Tiada kebahagiaan yg bisa ku persembahkan untukmu bunda selain rasa syukur ku pada Rabb ku...karena ku memiliki bunda seperti engkau. Mungkin engkau berbeda dengan bunda yg lain, tapi engkau tetap bunda ku.
Tiada air mata yg tercurah dipipi ku detik ini, selain hanya ingin melihat engkau slalu bersama ku, di kalbu ku.
Dan Tiada kerinduan yg bisa kuhantarkan lewat bait kalimat ini selain aku sayang bunda...sayang dan sayang.
Happy Milad Bunda...
Semoga Bunda slalu dalam lindungan Allah SWT...
dan slalu menjadi kekasih Allah SWT.
Amien...
Tangerang, 7 Maret 2010
" Semoga Ibu Sehat wal afiat selalu, panjang umur dan bahagia yach...."
Kamis, 04 Maret 2010
Cerah Penghapus Mendung
Malam lalu...tak ada 2 gelas kopi susu, tak ada 2 cangkir bandrek hanjuang,
tak ada sebungkus kacang kulit atau sebatang coklat pun,
menemani peluncuran untaian kata yang mengalir deras di sisi - sisi hentakan jam dinding.
Banyak orang tlah terlelap dan berebut mimpi indah,
merangkai gambar tuk membawa nyenyak ke dalam keindahan senyap.
Entah, berawal dari mana...kita tak merasakan kantuk menyerang,
4 jam hanya berbagi cerita, tertawa bersama,
ke barat, ke utara, ke selatan, timur juga ikut terjelajah,
saat telinga mu lapang mendengarkan aku,
ketika telingaku mendengarkan catatan hidupmu, bukan waktu yang kuhitung banyaknya, Tapi...kehadiranmu, merubah mendung di duniaku menjadi cerah tlah membuat malam lalu begitu bermakna. Sahabat...tak ada yg bisa kuwakili disini, " Terima Kasih " selalu ada bersama ku...
"saat keadaan yg sulit, dapat kita temukan teman yg sebenarnya. Silakan buktikan!
tak ada sebungkus kacang kulit atau sebatang coklat pun,
menemani peluncuran untaian kata yang mengalir deras di sisi - sisi hentakan jam dinding.
Banyak orang tlah terlelap dan berebut mimpi indah,
merangkai gambar tuk membawa nyenyak ke dalam keindahan senyap.
Entah, berawal dari mana...kita tak merasakan kantuk menyerang,
4 jam hanya berbagi cerita, tertawa bersama,
ke barat, ke utara, ke selatan, timur juga ikut terjelajah,
saat telinga mu lapang mendengarkan aku,
ketika telingaku mendengarkan catatan hidupmu, bukan waktu yang kuhitung banyaknya, Tapi...kehadiranmu, merubah mendung di duniaku menjadi cerah tlah membuat malam lalu begitu bermakna. Sahabat...tak ada yg bisa kuwakili disini, " Terima Kasih " selalu ada bersama ku...
" Tangerang, 28 Februari 2010
"saat keadaan yg sulit, dapat kita temukan teman yg sebenarnya. Silakan buktikan!
Jalan Berbelok
Banyak jalan yang lurus, sebenarnya.
Yang bisa Engkau lewati, teman.
Tapi, Engkau memilih jalan itu...meskipun sesungguhnya sulit dilalui dan penuh resiko,
Engkau bisa mati atau terjatuh karena tak berdaya mengendalikan kecepatan kemudimu.
Pesanku bukan cuma berhati-hati !
Tapi lebih dari itu, JANGAN LEWATI JALAN BERBELOK ITU !!
karena kita tidak pernah tahu kapan kita akan terjatuh tiba2, lalu mati.
Mati, dengan meninggalkan kisah hidup yang buruk.
Berbahagialah dari sekarang, teman.
Bahwa...masih ada teman yang peduli dengan jalan yang Engkau pilih hari ini.
Walaupun mungkin teguran itu sangat menyakitkan ditelinga dan hatimu.
Tangerang, 26 Februari 2010
" Menjadi orang yang baik dan jujur itu sangat penting, teman.
Tak peduli, orang lain bertindak kejam, tapi kita tetap harus menjadi orang baik...."
Gadis Berkerudung itu
Kalau ia menari dimasa kecil, sangat luwes dan aduhai...
mempesona jiwa tuk mencubit pipi dan tubuhnya yang padat.
Kulit putihnya mencerminkan hatinya, walau kadang menangis jalan satu-satunya menumpahkan gundah di hati.
Aku cuma tertawa sejenak kala itu.
Menjawab tantangan dan tekanan tlah tuntas dilompatinya, kini ia beranjak dewasa, kuat dan tegar, bertarung dan bersaing di tengah gilanya zaman.
Segenap waktu tercurah tuk kesuksesan yang diimpikannya,
ilmu pengetahuan dan agama menjadi senjatanya kelak...
Jika datang badai, topan, puting beliung, bom, banjir, atau tsunami bukanlah rintangan yg ditakutinya.
Gadis berkerudung itu...
sebentar lagi membuktikan pada semua orang,
bahwa ia pun bisa menjadi orang yang berguna dan dapat diandalkan.
Doa ku...semoga Allah SWT mengabulkan doa di setiap sujud khusyu mu. Amien...
Tangerang, 1 Maret 2010
" De..maju terus pantang mundur yach...."
mempesona jiwa tuk mencubit pipi dan tubuhnya yang padat.
Kulit putihnya mencerminkan hatinya, walau kadang menangis jalan satu-satunya menumpahkan gundah di hati.
Aku cuma tertawa sejenak kala itu.
Menjawab tantangan dan tekanan tlah tuntas dilompatinya, kini ia beranjak dewasa, kuat dan tegar, bertarung dan bersaing di tengah gilanya zaman.
Segenap waktu tercurah tuk kesuksesan yang diimpikannya,
ilmu pengetahuan dan agama menjadi senjatanya kelak...
Jika datang badai, topan, puting beliung, bom, banjir, atau tsunami bukanlah rintangan yg ditakutinya.
Gadis berkerudung itu...
sebentar lagi membuktikan pada semua orang,
bahwa ia pun bisa menjadi orang yang berguna dan dapat diandalkan.
Doa ku...semoga Allah SWT mengabulkan doa di setiap sujud khusyu mu. Amien...
Tangerang, 1 Maret 2010
" De..maju terus pantang mundur yach...."
Sabtu, 13 Februari 2010
H Minus 5
Kenangan indah itu...masih terekam dalam memori terdalam,
terhangat, dan penuh semangat !
Tak ku hiraukan peluh yg berhamburan menyerbu stiap milimeter tubuhku,
ada sensasi yang tertitipkan disana.
Pengembaraan dari mal sampai plaza tak menyurutkan gairahku tuk mendapatkan kartu ucapan berwarna merah menyala...
dimana doa kebahagiaan, kemakmuran, dan kesuksesan terucap disana dengan rasa bangga,
tuk para sahabat dan relasi bisnis milik tuan.
Dekapan detik dan menit yang merajai perjalanan waktu...
ku nikmati dengan 1 harap saat itu, smoga doa tuan tersampaikan dengan sempurna dan terkabulkan di tahun baru imlek nanti...
" untuk Bapak Jakharia R. Mantan atasan aku...
tambah sukses pak..! Doa ku menyertai bapak slalu..."
terhangat, dan penuh semangat !
Tak ku hiraukan peluh yg berhamburan menyerbu stiap milimeter tubuhku,
ada sensasi yang tertitipkan disana.
Pengembaraan dari mal sampai plaza tak menyurutkan gairahku tuk mendapatkan kartu ucapan berwarna merah menyala...
dimana doa kebahagiaan, kemakmuran, dan kesuksesan terucap disana dengan rasa bangga,
tuk para sahabat dan relasi bisnis milik tuan.
Dekapan detik dan menit yang merajai perjalanan waktu...
ku nikmati dengan 1 harap saat itu, smoga doa tuan tersampaikan dengan sempurna dan terkabulkan di tahun baru imlek nanti...
Tangerang, 9 Februari 2010
" untuk Bapak Jakharia R. Mantan atasan aku...
tambah sukses pak..! Doa ku menyertai bapak slalu..."
Jumat, 05 Februari 2010
Debu
By : Duduls Lebay ( ID Facebook )
Terkibas karena tak berguna
Menghilangkan kotor yang melekat...
Meski mencoba bertahan erat…
Tiada guna pun tak berarti….
demikian kah arti keberadaanku….
cendawan tumbuh subur diwaktu hujan….
Tapi dia akan musnah jika musim itu berganti…
Dan aku ingin menjadi pucuk daun diwaktu hujan…
Tumbuh menjadi ranting ketika kemarau….
Pinta senantiasa terucap
Dari tangan yang sudah tak lagi kuat terangkat…
Impian berjalan beriringan dengan harapan…
Hingga debu ini tinggal tetap…
Tidak diterbangkan oleh kibasan…
Terkibas karena tak berguna
Menghilangkan kotor yang melekat...
Meski mencoba bertahan erat…
Tiada guna pun tak berarti….
demikian kah arti keberadaanku….
cendawan tumbuh subur diwaktu hujan….
Tapi dia akan musnah jika musim itu berganti…
Dan aku ingin menjadi pucuk daun diwaktu hujan…
Tumbuh menjadi ranting ketika kemarau….
Pinta senantiasa terucap
Dari tangan yang sudah tak lagi kuat terangkat…
Impian berjalan beriringan dengan harapan…
Hingga debu ini tinggal tetap…
Tidak diterbangkan oleh kibasan…
SAYAP
By : Duduls Lebay ( ID Facebook )
Kepakan sayapku patah…..
Terhempas kasar kedasar tanah…..
Harapan pupus sudah….
Kuputuskan tuk tetap melangkah…
Kunantikan mujizat yang kuanggap punah…..
merpati sebagai mana terbangnya merpati…..
kelinci sebagai mana lompatan kelinci….
anugerah atau musibah…..
hukuman atau berkah….
Mensyukuri atau berharap lebih….
Meski kadangkala perih….
Itu sudah terjadi….
dapatkah terulang kembali
Kepakan sayapku patah…..
Terhempas kasar kedasar tanah…..
Harapan pupus sudah….
Kuputuskan tuk tetap melangkah…
Kunantikan mujizat yang kuanggap punah…..
merpati sebagai mana terbangnya merpati…..
kelinci sebagai mana lompatan kelinci….
anugerah atau musibah…..
hukuman atau berkah….
Mensyukuri atau berharap lebih….
Meski kadangkala perih….
Itu sudah terjadi….
dapatkah terulang kembali
Rabu, 03 Februari 2010
Kisah Tentang Sahabat…..
Entah kau masih ingat....
Atau Engkau lupa….
Bagaimana kita tlah dipertemukan…
Tanpa aturan dan kesepakatan terlebih dulu….
Begitu jauh jarak kita….hingga ku membuatnya menjadi dekat.
Begitu lekat tatap mataku….
Dan begitu mengalir tenang pembicaraan kita saat itu…seakan kita tlah menyatu.
Bunga dan tanaman hias milik tuanmu….
Menjadi saksi perkenalan kita.
“ The Secret “…..yach aku ingat buku itu….
Bersemangat sekali, masuk ke telinga ku
Engkau ceritakan pelan – pelan , walau sulit tercerna.
Hingga aku memahami sebuah kegemaranmu.
Berlanjut ke pertemuan dimana aku membutuhkanmu….
Setelah kehilangan teman terbaikku.
Dan kita pun bersahabat….
Semua tercurah dari hatiku….dari hatimu….
Hingga segala tawa, sesak dan tangis kita berkumpul…..
Menguji kokohnya persahabatan kita.
Ketika terjaga di pagi hari…..
Terima kasih masih menjadi sahabat terbaikku….
Tanpa lelah…tanpa letih….menyapaku….berbagi denganku, Menginspirasiku….dan setia pula merindukanku,
Walaupun kita terpisah jarak dan waktu.
Jakarta, 2 Februari 2010
" Untuk Yuningsih, The Girl From Cianjur "
Akhirnya…….
Jalinan itu….
Sekejap mata….
Musnah berkeping – keping.
Kau pulung kepingan itu lagi. Percuma ! dan sangat!.
Karena cemburumu….
Karena ketakutanmu…..kehilangan seseorang
Yang menurutmu terbaik dan terhebat.
Padahal kau membangun pondasi yang salah.
Mana pernah kau lintaskan di benakmu yang pernah terjalin
Dengan susah payah….tak ada yang tersisa lagi,
Walau kau kembalikan waktu itu….
Akhirnya ….
Hanya penyesalan kau persembahkan dengan manis
Untukku.
Jakarta, 2 Februari 2010
Ku Tak Sanggup
Masih saja kau bertengger di sana….
Pergi dan jangan kembali !
Tak sanggup lagi ku melihatmu.
Terlalu kau melengkapi keterpurukanku.
Tak kah kau lihat aku ??
Tanpa aliran darah…tanpa denyut jantung lagi.
Masih tidak kau sadari juga…bahwa aku telah berteriak kencang padamu.
Setelah hitungan sekian kali bahkan beribu kali,
Jangan pernah ganggu aku !
Ku tak sanggup bersamamu….terlalu banyak sesak menghimpitku,
Biarkan ku tenang menikmati hidupku.
Berikan aku kesempatan saja….walau 1 kali,
Mengukir bahagia di hati untuk hidupku sendiri.
Jakarta, 2 Februari 2010
“ Untuk Lily Apriyana “
Langganan:
Postingan (Atom)

















